Logo
Bar-Brew-Q Steak
A delicious steak with a smoky flavour from the roasting process
Meatloaf Sandwiches
Beef, onion mixture, crackers, cheese, eggs, horseradish, Worcestershire, K salt, and pepper.
Buttermilk Popcorn Chicken
A delicious steak with a smoky flavour from the roasting process
<b>Garam K</b>™<b> v/s Garam</b>

Garam K v/s Garam

Sumber utama kita mendapatkan Sodium adalah dengan mengkonsumsi garam dapur. Rata-rata orang mengkonsumsi 2-5 sendok teh garam setiap harinya. Namun ternyata hal itu 20 kali lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh kita. Kenyataannya, tubuh kita hanya membutuhkan ¼ sendok teh garam per harinya.

Sodium tidak hanya ditemukan dari garam yang kita konsumsi, tetapi ternyata sodium juga terkandung secara natural di dalam makanan. Hanya saja penambahan sodium yang paling banyak dikarenakan penambahan garam pada saat mengolahan atau penyajian makanan. Tidak sedikit pula makanan yang mengandung tinggi Sodium meski tidak terasa asin.

Banyaknya jumlah Sodium sering kali tidak terdeteksi oleh indra perasa kita pada makanan kaleng, makanan cepat saji dan makanan olahan lainnya.
Didalam tubuh, Sodium berfungsi untuk menjaga kestabilan cairan tubuh dan mempertahankan volume darah dan tekanan darah. Mengkonsumsi Sodium dalam jumlah berlebih dapat menyebabkan naiknya tekanan darah serta ketidak stabilan tubuh dalam menyimpan cairan, hal ini dapat menyebabkan pembengkakan pada area kaki atau bagian lainnya.
Jumlah asupan unsur Sodium yang baik adalah dibawah 2.000 milligram (2 gram) dalam sehari.


TATACARA MENGURANGI ASUPAN GARAM

Secara umum, asupan garam dapat dikurangi dengan cara megurangi mengkonsumsi makanan yang asin dan mengurangi jumlah penambahan garam pada saat memasak. Pilihlah untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung rendah sodium, banyak makanan dipasaran yang mengandung rendah sodium atau mengurangi sodium. Bacalah dengan cermat isi dari label makanan sebelum membeli dan mengkonsumsinya, rendah sodium dapat diartikan sebagai 140mg per serving.

Untuk mengurangi penggunaan garam bisa juga dengan membumbui masakan dengan berbagai bumbu dan rempah seperti lemon, bawang putih, cuka, lada, ataupun jahe.
Singkirkan garam dari meja anda untuk mengurangi kemungkinan anda untuk menambahakan lebih banyak garam pada makanan anda.

Bacalah dengan seksama pada label makanan anda untuk mengetahui dengan jelas tentang jumlah total Sodium yang ada. Makanan dengan jumlah 400 mg Sodium atau lebih dapat dikategorikan sebagai makanan tinggi Sodium. Tingginya jumlah sodium yang terkandung dalam bumbu makanan dapat berasal dari garam, atau apapun yang bertuliskan “Sodium”, bahkan Mono Sodium Glutamate (MSG) juga dapat meningkatkan jumlah asupan Sodium pada makanan kita.

Bahan penyeimbang garam (Natrium / Sodium Chloride) yaitu berupa Kalium Klorida, yang sudah terkandung dalam garam K™, dimana komposisi Sodium hanya 1/3 kalium artinya bila kita dalam satu hari mengkonsumsi 6 gram, maka garam Sodium yang masuk ke dalam tubuh hanya 2 gram, disamping itu kebutuhan tubuh terhadap Kalium sudah terpenuhi sehingga tekanan darah hypertensi dapat dihindari, karena unsur Kalium berhubungan dengan otot jantung dengan efek dilatasi otot, sedangkan Sodium berhubungan konstriksi otot jantung, sehingga tingginya asupan Sodium dapat memicu tekanan darah atau sebaliknya, dengan kata lain kekurangan Kalium mempunyai efek Hiperstensi.